Rabu, 29 Desember 2010

Remunerasi di tubuh POLRI, khususnya PTIK


Selamat berjumpa lagi, setelah lama nggak mengisi blog ini, pagi ini aku jadi tergelitik untuk mengisi lagi gara-gara satu kata: REMUNERASI. Aduh,ini adalah kata yg sangat populer di dua tahun terakhir ini di antara lingkunganku bekerja. Bagaimana tidak, sudah bukan rahasia umum lagi bahwa banyak orang baik di dalam lingkungan polri maupun di luar polri yang merasa bahwa salary mereka tidak sebanding dengan bobot kerja mereka yang terkadang harus mempertaruhkan kesehatan bahkan nyawa. bagaimana tidak, seorang anggota bisa saja berhari-hari,berbulan-bulkan bahkan mungkin saja bertahun-tahun berdiri di tepi jalan mengantur lalulintas di antara kendaraan kendaraan yang lalulalang di antara panas terik,hujan deras dan angin kencang,belum lagi banjir tanpa dilindungi alat pelindung kesehatan sepatutnya terkadang dengan hanya menggunakan tutup hidung/masker yang tentu saja tak dapat menyaring hazardous gas/air,zat-zat yang berbahaya seperti timbal,CO2, dan lain lain zat berbahaya lainnya yang dapat mengganggu dan mematikan. Begitu juga dengan tugas reskrim. Terbayang donk bagaimana rasanya bila harus menyamar berhari-hari bahkan berbulan-bulan mengikuti jejak buron, kalau misalnya mengikuti seorang suspect dengan menyamar sebagai tukang rokok,so be it! Berapa banyak waktu dan tenaga serta uang yang keluar untuk itu, belum lagi bila harus menebus drugs itu kalau harus dibeli? bahkan ada mahasiswa saya yg bercerita dia menyamar menjadi seorang mahasiswa dan berbulan-bulan tidak bertemu dengan orang-orang dekatnya atau bahkan orang orang yang mengenalnya sejak kecil untuk melindungi mereka dari kejaran jaringan kelompok pengedar narkoba itu. Bayangkanlah his sacrifice. Belum lagi mereka yang bertugas di daerah konflik. Jiwa raga mereka benar-benar terancam setiap saat. mereka tak tahu apakah akan hidup hari ini atau nanti Apakah akan ada panah yang tiba-tiba menancap di dadanya. ((curhat pak polisi))
Nah hal-hal seberbahaya itu, bila dibandingkan dengan salary mereka, tentu saja bisa dikatakan not worthed,tidak layak. biasanya officer yang melaksanakan adalah para anggota kelas bawah yang bersalary antara 1-2 juta, memang ada beberapa sangu yang disiapkan bila ada tugas tertentu. Namun terkadang jumlahnya tidak sesuai dengan pengorbanan atau kerja yang berat itu. Walau mungkin belum memadai juga, namun remunerasi diharapkan dapat membantu menambah semangat para anggota .yang telah berjuang tadi.

Kembali ke kata Remunerasi. Apakah arti Remunerasi itu?Remunerasi berasal dari Bahasa Inggris "Remuneration " yang artinya diberikan kepada orang lain karena imbalan karena telah menyelesaikan suatu pekerjaan, jadi hal ini bersifat tidak tetap atau berubah-ubah.Berbeda dengan salary yang sifatnya tetap baik jumlah maupun waktunya..Atau juga bisa berarti 'Payment" yang bisa berupa uang atau substitusi dari institusi atau perusahaan yang bersangkutan yang ditetapkan dengan peraturan tertentu suatu pekerjaan, dan bersifat rutin , karenanya honor, dan lembur tidak termasuk remunerasi..
Lucunya, kita terkadang salah lidah dengan kata Renumerasi yang berarti Penghitungan kembali atau re-counting, hehe.. (Begitu juga saya dulu, lha wong Remunerasi adalah kata yang baru,anyar dan gres )..
Remunerasi sudah didengungkan sejak lama. Untuk Polri sendiri bahkan Sri Mulyani yang ketika itu masih Menteri Keuangan,menyatakan bahwa remunerasi Polri sudah siap dijalankan. Namun hingga SM tidak menjadi Menkeu lagi, remunerasi nggak turun-turun juga (rupanya siapnya siap Jalan di tempat,xixixi)
Kapolri sudah medengungkannya dari 2 tahun yang lalu, namun kenyataannya, hingga kesalip oleh departemen/kementerian yang lain, remunerasi itu tak juga diterima. Berita dari Kapolri (waktu itu Pak Da'i) yang menyatakan remunerasi akan datang segera, namuuun.. sekali lagi namun, remunerasi tidak turun juga, saudara-saudara! Bahkan hingga Kapolri berganti menjadi Pak Timur Pradopo. Nggak tahu kekuatan apa yang dimiliki oleh si remun itu sehingga nggak merosot-merosot juga, sehingga berita yang tadinya A1 menjadi cuma sebesar kertas A4. wahh...

Entah para Kapolri itu menyadari atau tidak, sesungguhnya penundaan-penundaan itu agak mengganggu para anggota yang di lapangan juga (walau mungkin tak semuanya) sehingga mereka menjadi sedikit apatis dan menerima apa pun kabar tentang remunerasi dengan sebelah telinga, ("aach,itu sich dah lama,bu".."masa sich,Bu?".. "ah, rasanya malas mendengar itu",dlsb.) Tapi saya percaya walaupun mereka berkata demikian, harapan tetap ada dan giat kerja mereka tak berubah. Tetap giat tekun dan tulus dalam melaksanakan pengabdian mereka.(AMIN).
Di bawah ini ada sedikit informasi tentang remunerasi;

Remunerasi di lingkungan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kebijakan Reformasi birokrasi. Dilatarbelakangi oleh kesadaran sekaligus komitmen pemerintah untuk mewujudkan clean and good governance. Untuk itulah pemerintah menyetujui pemberian tunjangan kinerja atau remunerasi di lingkungan Polri. Bagi Polri, tunjangan kinerja itu merupakan hal positif untuk peningkatan kinerja. Tunjangan kinerja merupakan imbalan pemerintah untuk kinerja anggota kepolisian. Jumlah tunjangan yang diberikan, telah disesuaikan dengan kebutuhan minimal yang layak untuk seorang anggota Polri.

Pemberian tunjangan itu didasrkan pada Peraturan Presiden Nomor 73 tahun 2010 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di lingkungan kepolisian. Tunjangan itu diberikan dalam 18 kelas jabatan sesuai dengan kepangkatan. Berikut 18 kelas jabatan tersebut:

Kelas Jabatan 18 — Rp21.305.000

Kelas Jabatan 17 — Rp16.212.000

Kelas Jabatan 16 — Rp11.790.000

Kelas Jabatan 15 — Rp8.575.000

Kelas Jabatan 14 — Rp6.236.000
Kelas Jabatan 13 — 4.797.000
Kelas Jabatan 12 — 3.690.000
Kelas Jabatan 11 — 2.839.000
Kelas Jabatan 10 — 2.271.000
Kelas Jabatan 9 — 1.817.000
Kelas Jabatan 8 — 1.453.000
Kelas Jabatan 7 — 1.211.000
Kelas Jabatan 6 — 1.010.000
Kelas Jabatan 5 — 841.000
Kelas Jabatan 4 — 731.000
Kelas Jabatan 3 — 636.000
Kelas Jabatan 2 — 553.000
Kelas Jabatan 1 — nihil

Ini adalah urutan berdasarkan kelas Jabatan. Ada yang mengatakan bahwa pembagian remunerasi berdasarkan institusi di tempat mereka bekerja. Juga berdasarkan kinerja mereka. Jadi bisa saja bagi tiap institusi pembagian atau jumlahnya berbeda. (Hopefully not).. Kalau berdasarkan kinerja, mana yang bekerja lebih baik maka akan mendapatkan jumlah yang lebih baik, maka saya setuju'
Menurut rumir yang beredar. Khusus untuk PTIK, atau sekarang disebut STIK , maka penghitungannya khabarnya adalah hanya keluar 6 bulan, itupun yang keluar adalah 40%nya. Entah 40%nya adalah jumlah yang di atas atau bahkan hanya empat per seppuluh dari jumlah di atas. Tentu saja per bulannya. Namun ada 2 versi.
Kurang lebihnya begini;
Versi pertama, bila Kelas Jabatan Anda adalah Kelas jabatan 6, maka jumlahnya adalah Rp.1.010.000;- per bulan. Yang diterima adalah 6 x Rp.1.010.000 jadi Rp 6.060.000;-
Versi ke dua, jumlah remunerasi 6 bulan hanya diterima 40%nya, jadi hanya Rp.2.424.000;-.. yang diterima.

Jadi untuk remunerasi yang khabarnya untuk 2010 ini, maka .. silahkan berhitung. ;)
O ya, khabarnya untuk mahasiswa STIK PTIK jumlahnya akan lebih sedikit.
Sekali lagi, perhitungan ini hanyalah dari apa yang saya dapat berdasarkan berita-berita yang saya dapat dari sekitar saya. Ada pun kebenarannya, maka akan kita lihat setelah benar-benar menerimanya,ya..
Wallahualam.

More about Remuneration in Polri? Find the article here or here

Sabtu, 20 November 2010

POLISI REPUBLIK INDONESIA
















Makna Lambang Polri





Lambang Polisi bernama Rastra Sewakottama yang berarti "Polri adalah Abdi Utama dari pada Nusa dan Bangsa." Sebutan itu adalah Brata pertama dari Tri Brata yang diikrarkan sebagai pedoman hidup Polri sejak 1 Juli 1954.

Polri yang tumbuh dan berkembang dari rakyat, untuk rakyat, memang harus berinisiatif dan bertindak sebagai abdi sekaligus pelindung dan pengayom rakyat. Harus jauh dari tindak dan sikap sebagai "penguasa". Ternyata prinsip ini sejalan dengan paham kepolisian di semua Negara yang disebut new modern police philosophy, "Vigilant Quiescant" (kami berjaga sepanjang waktu agar masyarakat tentram).

Prinsip itu diwujudkan dalam bentuk logo dengan rincian makna sbb:

Perisai bermakna pelindung rakyat dan negara.

Tiang dan nyala obor bermakna penegasan tugas Polri, disamping memberi sesuluh atau penerangan juga bermakna penyadaran hati nurani masyarakat agar selalu sadar akan perlunya kondisi kamtibmas yang mantap.

Pancaran obor yang berjumlah 17 dengan 8 sudut pancar berlapis 4 tiang dan 5 penyangga bermakna 17 Agustus 1945, hari Proklamasi Kemerdekaaan yang berarti Polri berperan langsung pada proses kemerdekaan dan sekaligus pernyataan bahwa Polri tak pernah lepas dari perjuangan bangsa dan negara.

Tangkai padi dan kapas menggambarkan cita-cita bangsa menuju kehidupan adil dan makmur, sedangkan 29 daun kapas dengan 9 putik dan 45 butir padi merupakan suatu pernyataan tanggal pelantikan Kapolri pertama 29 September 1945 yang dijabat oleh Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo.

3 Bintang di atas logo bermakna Tri Brata adalah pedoman hidup Polri. Sedangkan warna hitam dan kuning adalah warna legendaris Polri.

Warna hitam adalah lambang keabadian dan sikap tenang mantap yang bermakna harapan agar Polri selalu tidak goyah dalam situasi dan kondisi apapun; tenang, memiliki stabilitas nasional yang tinggi dan prima agar dapat selalu berpikir jernih, bersih, dan tepat dalam mengambil keputusan.


TRIBRATA

Kami Polisi Indonesia

1. Berbakti kepada nusa dan bangsa
dengan penuh ketaqwaan terhadap
Tuhan Yang Maha Esa.

2. Menjunjung tinggi kebenaran,
keadilan dan kemanusiaan
dalam menegakkan hukum
Negara Kesatuan Republik Indonesia
yang berdasarkan Pancasila
dan Undang-Undang Dasar 1945.

3. Senantiasa melindungi,
mengayomi dan melayani masyarakat
dengan keikhlasan untuk mewujudkan
keamanan dan ketertiban.


CATUR PRASETYA

Sebagai insan Bhayangkara
kehormatan saya adalah berkorban
demi masyarakat, bangsa dan negara,
untuk:

1. Meniadakan segala bentuk
gangguan keamanan

2. Menjaga keselamatan jiwa raga,
harta benda, dan hak asasi Manusia

3. Menjamin kepastian
berdasarkan hukum

4. Memelihara perasaan tenteram
dan damai

Kamis, 27 Mei 2010

Mutasi di Tubuh Polri, 2010

Mutasi adalah hal yang biasa di tubuh suatu instansi, termasuk juga Polri. Tujuan luhurnya adalah untuk merotasi tugas seorang anggota polisi agar dapat memperbaiki kinerja anggota tersebut dan instansi itu sendiri. Bahkan dapat menambah pengalaman anggota juga berusaha menempatkan "the right man in the right place".
namun, seringkali makna yang agung itu diartikan lain oleh orang yang dimutasi, atau bahkan semuanya. Misalnya ada pengertian, bahwa kalau di "wilayah" biasanya adalah tempat "basah" , waaah, mungkin dekat kali atau daerah banjir? haha... Sedangkan kalau di dinas pendidikan adalah tempat "kering"., karena tak adanya orang yang 'bertamu' atau bisa di'sambangi'. Benarkah?
Pendapat yang bersangkutan dengan hal ini saya tunggu komentarnya.

...
Sementara itu ini ada daftar mutasi para pejabat Polri.

Silahkan buka linknya. Mungkin ada yang Anda kenal.. Patun kita, mungkin? ;)

Selasa, 04 Mei 2010

check this

INGAT!! Hanya untuk belajar!!


1. A surprise visit by the police is a...

*. run *. raid *. grab *. seize


2.Something that you own or have with you at a particular time.

*. possibility *. positivism * . possession *.position


3. The police had a…………….. to search the house.

*. warren *.warrant *. warrior *. Warring


4. A lawyer who leads the case against a defendant in a court of law.

* prosecutor *. provocateur.


5. Argument used to answer an accusation.

*. defame *. defect *.defense *. define


6.Follow somebody in order to catch him/her.

*. purchase *. purpose *. pursue *. plea


7. Giving a special favor to someone's relatives for own benefit.

*. corruption *. népotisme *. collusion *. bribery


8. Interpol are searching for a small boy so they issue a ……… notice.

*. red *. yellow *. blue *. black


Part B: CLOZE TEST

Match the sentences using the words provided in the box. Every word can only be used once. (@ 1.5 point). Number 1 has been done as an example.

a. terrorism

e. kidnapping

h. rape

b. mugging

f. hijacking

i. murder

c. smuggling

g. arson

j. armed robbery

d. drunk-driving

h. fraud

k. blackmail

1. The body of a man was discovered at 10.30 am by a man walking a dog in the park. (i)

2. Three people were killed and more than twenty injured in an explosion this morning. The bomb went off without warning in a busy shopping centre. ( __ )

3. The man, armed with a knife and a hand grenade, forced the pilot of the 737 to fly to Madrid, where six elderly passengers were allowed off. ( __ )

4. The young boy was abducted on his way to school this morning. Three hours later his family received a ransom demand for $100,000. ( __ )

5. Police believe the fire which destroyed a factory last night was started deliberately. ( __ )

6. Mr. Grey was stopped by the police on his way home from the pub and found to be three times over the legal limit. ( __ )

7. Mr. Baker admitted using both his father’s and mother’s credit card and forging his father’s signature on several checks. ( __ )

8. Three men with shotguns held up a security van in East London this afternoon. ( __ )

9. Customs seized two kilos of heroin, hidden in a secret compartment in Miss Henley’s suitcase. ( __ )

10. The woman threatened to send Mr. Baxter’s wife the photographs unless he paid her $2000. ( __ )


Part D: PASSIVE VOICE

Change the sentences into passive voice. Choose only 5 sentences. (@ 2.5 point)

1. The police provost arrested Hasnun while he was at his office on Monday.

……………………………………………………………………………..……

2. Indonesian Marine Police is arresting foreign illegal fishers in Indonesian Waters.

……………………………………………………………………………..……

3. The international community had recognized the serious implications of illegal firearms

……………………………………………………………………………..……

4. The two boys had broken the car’s windshield.

……………………………………………………………………………..……

5. The witnesses’ testimony will certainly influence the future of these young boys.

……………………………………………………………………………..……

6. The Indonesian government will not yet send Indonesian domestic helpers to Malaysia

……………………………………………………………………………..…….

Choose the correct word to complete the sentence. (@1 point)

Text 1

The Jakarta Police are warning motorists in the capital city 1. (again/ against/ agenda) using cell-phones while 2. (driven/ drive/ driving), saying a newly endorsed 3. (legal/ law/ theory) gives the police authority to fine 4. (offenders/ offences/ offends) Rp 750,000 ($79) or a three-month jail term.


Senior Supt. Condro Kirono, the police’s traffic division director, said the 2009 Law on Traffic and Road Transport, which 5. (expects/ is expecting/ is expected) to go into effect the following year, did not specifically address the issue of drivers using a cellular phone, but 6. (to stress/ stressing/ stressed) that the law obliged drivers 7. (to concentrate/ concentrating/ concentrated) while behind the wheel. “It means that they mustn’t use cell-phones or drink alcohol while driving and must 8. (to focus/ focus/ focusing) on the road,” Condro was quoted as saying by a news portal.


Police and related government units around the 9. (nation/ national/ nationalities) are still sending out information about the new traffic and transportation law. “This will have a big impact on drivers’ 10. (safe/ safer/ safety) because using phones while driving can lead to 11. (actions/ accidents/ accents) ,” Condro said, adding that motorists could use a hands-free device to make a call.


Danang Parikesit, secretary general of the Indonesian Transportation Society (MTI), said early December that 12. (banning/ pausing/ stopping) drivers from talking on the phone while driving was a positive step. Danang added, however, that the legal 13. (base/ basic/ basis) of the ban wasn’t clear. The traffic and transportation law, according to Danang, does not mention of either fine or 14. (detention/ detection/ direction). “Therefore, this positive initiative can’t be 15. (implements/ implementing/ implemented) just yet,” he said.